Minggu, 27 November 2016

Love Kids

Siapa yang tidak suka anak-anak?
//Yuuk cungg
Jika Anda adalah salah satu yang akan mengangkat jari mungkin tinggi-tinggi.Maaf, so poor you are!:D

Why-why-why and why?

They're adorable, aren't? So free and fun.

Tidak kah anda tahu sebuah keceriaan tanpa dikomando akan muncul dari benak setiap manusia, ketika ia melihat seorang anak, atau mungkin banyak anaak. Wuaaa, love kids.

Pemikiran dan tindakan tiba-tiba |
Muka bingung ketika ditanya |
Kelakuan aneh, sehabis nonton video (karena sukanya niru2)|
Mengomentari sesuatu menurut imaginasi |
atau suatu tindakan kecil dari mereka yang menurut anda so sweet

|| Tante, tante, nanti adiku kalau udah lahir. Aku kasih nama Bumble bee.XD

Dan anda tahu..
Saat ini saya sedang mempersiapkan bekal menjadi seorang ibu? || What's?

When're you to be wife?

|| keep calm :D

Saya menikmati aktivitas ini. Dan sedang mengadakan penelitian.
How to:
mengganti popok | menggendong bayi | menenangkan bayi | menidurkan bayi | berbicara kepada bayi |
management waktu antara pekerjaan rumah, dapur, dan kasur (waks) :D. Jangan terlihat aneh setelah baca kasur. It means When you must take a sleep.

Anak siapa weh??

I have so many kids from borrowing. haha

Belajar dari seorang ibu muda dengan status keibuannya. Dengan 1 anak usia 2.5 tahun dan 2 anak kembar usia 2 bulan. With no nany. || So awesome.

Melihat dan belajar dari kesehariannya:
mulai dari bangun pagi hingga muncul pagi lagi.

Mengelola waktu kapan harus memasak, menyiapkan hidangan untuk suami dan anak
bergantian mengganti popok dan asi, dalam hitungan menit
menjaga rumah agar tetap bersih dan rapi
Belum memberikan waktu untuk anak sulung dengan celotehannya, dan bercerita. juga menjawab pertanyaan lugunya.

Waw, so busy.

satu hal yang akan membuatnya kuat, lakukan semua dengan happy, dan penuh tanggungjawab. and one more Jangan Panik.

Mrs  Zuli || my inspirator mom.
Saudara sekaligus teman berbagi.






Rabu, 23 November 2016

Ingin memelukmu, itu saja.


Tidak bisa dipungkiri, bahwa hati ini rindu.
Sejak kepergianmu 5 Juni 2016 lalu.
Bibirku memaksa untuk tersenyum bersama airmata.

Aku ini kenapa?

aku merindukanmu.nasehatmu. pelukmu. Itu saja.
Semua tentang ketenangan. Dan motivasiku.

Ini bukan sesuatu yang hilang. Kamu harus sadari itu.
Hanya saja fisik itu tidak lagi bisa kau lihat.
Semua akan tetap ada dalam ingatan. Dan niatmu.
Genggam semua dengan kesabaran.
Pasti akan ada waktunya untuk bertemu.

Sampaikan salam dan doa untuknya ya Rabb.
Berikan Ia tempat terbaik disisimu.
Tempat terindah untuk kami berlima kembali bertemu.
Untuk memeluk bersama, karena cinta.

Aku rindu Ibu.




Senin, 14 November 2016

Tentang Alasan

Bissmillah..

Alasan adalah sekumpulan kata, yang berisi ungkapan untuk menjawab pertanyaan mengapa melakukan/tidak melakukan suatu tindakan.” –Ratna-

Tentang alasan, Mengapa 10 bulan ngga ngeblog ??

10 bulan terakhir ini saya terlalu banyak meluangkan waktu untuk menyapa rasa lelah lahir maupun batin. Fikiran dan tenaga terkuras dengan rutinitas pekerjaan. Sampai pada akhirnya saya benar-benar mengabaikan apa yang sedang saya perjuangkan untuk menjadi habbit. Ya, Menulis.  
Dan benar saja, tekanan dalam bekerja, perkerjaan yang tidak sesuai passion, ditambah perjalanan ke kantor yang penuh perjuanagn untuk menembus kemacetan ibukota telah menyita waktu, kesemuanya membangkitkan rasa lelah dan moody. Dan meluangkan waktu untuk rehat, dan menghilangkan penat adalah konsekuensinya.
Muncullah kata ngga ada waktu, udah ngga sempet buat nulis. Hingga akhirnya, mengendap semangat menulis kembali. Tidak ada mood untuk dibagikan dalam tulisan.

Kapan terakhir saya menulis. Bulan febuari, dimana bulan pertama saya berkerja sebagai technical support di Medco Energi. Am I Happy?
Ini kali pertama saya berkerja, tekanan bertubi-tubi datang lewat kritikan. Meskipun pada akhirnya harus saya akui, hal ini membantu diri saya menjadi pribadi yang lebih baik. Tapi tetap saja rasanya pahit :D. Beberapa bulan pertama telah terlewati hingga akhirnya menjadi sosok percaya diri, dan mulai bisa mengikuti ritme kerja. Enjoy aja.

Sekarang berjalan 10 bulan saya berkerja, dan bulan November ini terakhir saya bekerja. I feel free and very happy. Pengunduran diri saya memang dengan alasan. Saya ingin berkembang, entah saya merasakan ketika kita sudah ada di zona nyaman berarti sudah saatnya melangkahkan kaki untuk pergi. Bergerak untuk ke level berikutnya.

What the next? Saya ingin melunasi hutang hobi yang tertunda, belajar banyak hal yang disuka, upgrade skill untuk persiapan pekerjaan selanjutnya, memenuhi target amalan-amalan harian dan lebih mendekatkan diri kepadaNya. Saya ingin jadi pengangguran produktif.